Pada saat diberlakukannya status Di Rumah Saja / Bekerja Di Rumah (WFH), sangat banyak yg merasakan dampaknya terhadap keuangan, tidak sedikit yang dirumahkan bahkan ada yg kena PHK. Hal ini menyebabkan keuangan rumahtangga terganggu dan memaksa untuk mencari cara agar tetap ada pemasukan/penghasilan. Kegiatan yg banyak dilakukan adalah jualan online melalui sosial media (sosmed). Ada yg berhasil, ada juga yang lambat, dan banyak juga yg gak jalan. KENAPA ?
Berikut ini beberapa hal yg perlu diketahui agar penjualan onlinemu lebih berhasil.
KENALI PROSPEKMU
Dari sekian banyak daftar kontak di HP mu, pendekatannya berbeda dan anda harus bedakan. Pembedaannya kita bagi menjadi 3 : Cold , Warm, dan Hot. Agar lebih mudah anda memahaminya, saya kasih contoh gini :
Misalkan anda seorang laki-laki dan jomblo, lalu kenalan dengan seorang wanita yang menurut anda sangat cantik, dan memenuhi kriteria-kriteriamu, tidaklah mungkin langsung anda ajak menikah, anda mungkin akan kena tampol (baca: tampar), karena statusnya masih Cold, baru kenal, belum tau anda itu siapa! Anda harus melakukan banyak pendekatan dulu, ngobrol santai, ajak jalan atau makan bareng, dan lain-lain untuk menarik simpatinya sehingga statusnya menjadi Warm. Setelah semakin dekat lalu anda melakukan banyak hal lagi yang membuat dia semakin suka dan sayang (dengan caramu, saya gak terlalu mahir dalam hal ini), barulah kemudian anda tawarkan untuk melamar dia. Gitu kan ?
Cold Prospect (prosek dingin)
Dengan usaha barumu (bisnis online), dapat dikatakan bahwa semua follower di sosmedmu termasuk Cold Prospect. Mereka belum pernah tahu usaha barumu ini, belum tahu kualitasnya, belum tahu pelayananmu.
Prospek dingin, bisa juga adalah mereka yg belum dekat dengan anda, tidak pernah merespon status atau penawaranmu, kalaupun merespon mungkin hanya emoticon jempol atau hati (love) dan (mungkin) belum tentu mereka membaca/mempeprhatikan isi status atau penawaranmu. Kalau anda buru buru atau langsung menawarkan produk anda, bisa menyebabkan anda kehilangan satu prospek.
Beberapa pemula mengatakan kepada saya : "aku paling males ngadapin orang yg cuek bahkan cenderung jutek kalau saya tawarkan barang". Ingat bro dan sist, mereka cuek atau bahakan jutek, adalah karena pendekatan kita yg tidak tepat.
Jadi, boleh saja anda males, tapi jangan tinggalkan!
Anda perlu bersabar menghadapi prospek dingin ini agar mereka berubah menjadi Warm Prospect (prospek hangat).
Agar Sukses bisnis onlinemu, mereka harus anda rubah dari Cold menjadi Warm. Caranya gimana ?
Anda harus berinteraksi dengan mereka. Mudah, perhatikan status-status atau postingan sosmednya, beri komentar positif yg membuat dia senang dan nyaman denganmu. Anda juga bisa memberi edukasi yang berkaitan dengan produk anda. Edukasi ya! bukan langsung jualan! Misalkan produk anda adalah produk kecantikan, berikan edukasi-edukasi tentang kecantikan.
Hal ini juga akan membentuk Personal branding mu. Kalau suatu saat dia memberi respon jempol atau love, balas dengan kalimat sopan sederhana, dan jangan lupa untuk tulis namanya dengan menambahkan kata panggilan (mbak, mas, kakak, abang, bapak, atau ibu). Tunjukkan positifmu. Dengan begitu kita berharap dia bisa berubah menjadi Warm Prospect.
Warm Prospect.
Prospek hangat, mereka yg sudah dekat denganmu, sudah tau bisnismu, dan sesekali mereka memberi respon atas produkmu, menanyakan harga, beratnya, jenisnya, ambil darimana / bikin sendir ? dan respon lainnya. Untuk prospek jenis ini Anda bisa langsung menawarkan produkmu dengan bahasamu sesuai latar belakang mereka, hindari memaksa agar mereka tidak berubah menjadi prospek dingin. Mereka belum tentu membutuhkan produkmu, atau mereka mungkin punya sumber lain., tetapi seorang pembeli bisa jadi memutuskan membeli karena nyaman dengan penjualnya, kita sama sama tau itu. Untuk itu anda harus menjaga dan membentuk hubungan yg lebih baik lagi, salah satu caranya, perhatikan status-status atau postingan sosmednya, beri komentar positif yg membuat dia senang dan nyaman denganmu. Ketika hubungan/komunikasimu dengan dia sudah semakin baik, level prospeknya berubah menjadi Hot Prospect.
Hot Prospect.
Adalah mereka yang sudah tau produkmu (beberapa sudah pernah beli), tahu pelayananmu, ngobrolnyapun sudah enak. Prospek ini harus anda jaga, karena mereka bisa membawa prospek / pelanggan baru untukmu, sebab pelanggan yang puas akan bercerita kebanyak orang, begitu juga sebaliknya.
Bila memungkinkan, Hot Prospect dapat anda tingkatkan/ajak sebagai resellermu.
Semoga usaha Onlinemu semakin bertumbuh.
Sukses selalu
Gas Pol choi..

No comments:
Post a Comment